Imunisasi merupakan proses untuk membuat seseorang menjadi imun atau kebal terhadap suatu penyakit. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin yang merangsang sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut.

 

Imunisasi BIAS adalah Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), merupakan kegiatan pemberian Imunisasi rutin lanjutan bagi anak usia sekolah Kelas 1, 2, dan 5 SD/MI sederajat.

 

BIAS dilaksanakan setiap tahun pada Bulan Agustus dan November. Pada Bulan Agustus dilakukan Imunisasi Campak Rubella, dan pada Bulan November akan dilakukan Imunisasi Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus (Td).

 

Bidan Ika Yati Ningsih, Amd. Keb dan Bidan Imelda Papaseda, Amd. Keb sedang memberikan Imunisasi pada peserta didik di SDI Oetete 3

 

UPTD Puskesmas Oebobo melakukan BIAS di Sekolah di Kelurahan Oebobo, Kelurahan Fatululi dan Kelurahan Oetete, yaitu di Kelurahan Oebobo di SD Pelita Hidup dan SD Kasih Yobel, Fatululi di SD Dian Harapan, SDN Oebobo 1, SD GMIT Oebobo, SDI Bertingkat Oebobo, SDN Oebobo 2, dan SDI Oebobo 1, dan Oetete di SDN Oetete 1, SDN Oetete 2 dan SDI Oetete 3. Pelaksanaan BIAS terintegrasi dengan kegiatan Penjaringan peserta didik dan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Program imunisasi BIAS ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak usia SD terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. Para guru dan orang tua perlu memberikan dukungan jika anaknya mendapat imunisasi di sekolah oleh petugas kesehatan dari Puskesmas.

 

Dukungan orang tua sangat penting ketika anaknya mendapatkan Imunisasi,

pada gambar tampak Bidan Maria Lada, Amd,Keb dan Bidan Maria A. ndolu Eoh, SST memberikan Imunisasi pada peserta didik

di SD GMIT Oebobo dan SDI Oetete 2

 

Petugas sedang memberikan Imunisasi pada peserta didik di SD Dian Harapan

 

Terdapat 3 imunisasi wajib berulang yang akan diberikan pada saat BIAS, yaitu : Imunisasi campak rubella, pentingnya pemberian imunisasi measles rubella (MR) untuk menghindarkan anak dari risiko cacat hingga kematian. Imunisasi difteri tetanus (DT) biasanya pemberian imunisasi difteri tetanus (DT) juga diberikan secara berulang pada anak sekolah kelas 1 SD. Selanjutnya, imunisasi DT juga dapat diberikan lagi saat anak berusia 12 tahun. Imunisasi ini sangat penting diberikan karena difteri merupakan penyakit infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan. 

Imunisasi tetanus (Td) Vaksin TD (tetanus dan difteri) merupakan vaksin lanjutan dan diberikan sebagai dosis keenam dan ketujuh pada anak yang sebelumnya rutin menerima vaksin DPT atau DPT/Hib. Pemberiannya dilakukan ketika anak berusia 10–12 tahun dan 18 tahun.

Dipublikasi pada : Warta

Hari ini, 1 Agustus 2018 Puskesmas Oebobo melaksanakan Imunisasi MR di sejumlah TK/PAUD di wilayah kerja Puskesmas Oebobo

Dipublikasi pada : Warta

Ayo ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan anak balita dan kesehatan ibu setiap bulan

Dipublikasi pada : Warta

Moms, imunisasi anak itu wajib dilakukan untuk melindungi buah hati dari berbagai risiko penyakit yang bisa berakibat fatal bagi kesehatannya. Mau tau lebih lanjut? Simak ulasan berikut.

Dipublikasi pada : Info Sehat
Kamis, 26 Juli 2018 06:55

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Timur khususnya di Kota Kupang masih belum merasa bahwa imunisasi sebagai sebuah kebutuhan bagi anak-anak.

Dipublikasi pada : Info Sehat