Puskesmas Oebobo Kupang

Informasi Kesehatan

24 Maret 2021, Peringatan Hari TBC sedunia

Ditulis Oleh | Rabu, 24 Maret 2021 04:42
Beri Rating
(0 votes)
Ilustrasi Hari TBC Sedunia Ilustrasi Hari TBC Sedunia www.freepik.com

Hari Tuberculosis seduni setiap tahunnya diperingati pada tanggal 24 Maret. Pada tahun ini. Hari TBC Sedunia diperingati dengan tema “The Clock is Ticking”, yang menjadi tanda peringatan bahwa dunia sudah kehabisan waktu untuk bertindak memberantas penyakit TBC secara global. Sebab, setiap hari hampir 4.000 orang meninggal karena TBC dan hampir 28.000 orang jatuh sakit karena penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini.

Terlebih lagi di kondisi saat ini, dengan adanya pandemi Covid-19 yang masih merebak di masyarakat, menjadi salah satu kendala untuk mencapai kemajuan dalam progres pemberantasan penyakit TBC.

Seperti diketahui, COVID-19 dan TBC memiliki gejala yang mirip seperti demam dan batuk. Bagaimana membedakan keduanya?

Gejala TBC

  • Batuk lebih dari 2 minggu
  • Demam
  • Keringat pada malam hari
  • Berat badan turun

Gejala COVID-19

  • Batuk kering
  • Demam lebih dari 38 derajat celcius.
  • Nyeri sendi, nyeri kepala, pilek, gangguan penciuman dan pengecapan.
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Gangguan pencernaan (mual, muntah, mencret)

Sementara menurut dokter paru yang juga Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, gejala yang paling umum ditemui pada TB dan Covid-19 adalah demam dan batuk. Ia menyebut penemuan perbedaan kasus TB dan Covid-19 bisa dilakukan saat tracing.

"Gejala keluhan batuk itu sekian persen terjadi pada Covid-19 dan TBC begitu juga dengan demam. Jadi ada keluhan demam batuk maka jangan dilepas begitu saja, itu diperiksa untuk ke arah TBC," jelas Prof Tjandra dalam kesempatan yang sama.

Setelah mengetahui gejala TBC, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan bagi penderita TBC aktif untuk mencegah penularan yang meluas di masyarakat, yaitu :

  • Tinggal di rumah. Jangan pergi bekerja atau sekolah atau tidur sekamar dengan orang lain selama beberapa minggu pertama pengobatan tuberkulosis aktif.
  • Beri ventilasi ruangan. Kuman tuberkulosis lebih mudah menyebar di ruang tertutup kecil di mana udara tidak bergerak. Jika di luar ruangan tidak terlalu dingin, buka jendela dan gunakan kipas angin untuk meniup udara dalam ruangan ke luar.
  • Tutupi mulutmu. Gunakan tisu untuk menutupi mulut Anda setiap kali Anda tertawa, bersin, atau batuk. Masukkan tisu kotor ke dalam tas, tutup rapat, dan buang.
  • Kenakan masker. Mengenakan masker bedah saat Anda berada di sekitar orang lain selama tiga minggu pertama perawatan dapat membantu mengurangi risiko penularan.
  • Menyelesaikan seluruh pengobatan. Ini adalah langkah terpenting yang dapat Anda ambil untuk melindungi diri Anda dan orang lain dari tuberkulosis. Jika Anda menghentikan pengobatan lebih awal atau melewatkan dosis, bakteri TBC berpeluang mengembangkan mutasi yang memungkinkan mereka bertahan dan kebal dari obat. Jenis yang resistan terhadap obat jauh lebih mematikan dan sulit diobati.
  • Melakukan vaksinasi. Vaksinasi Calmette-Guerin (BCG) pada bayi untuk mencegah tuberkulosis yang parah pada anak-anak.

Selain menghadapi pandemi Covid-19, kita juga tidak boleh lengah pada penyakit lainnya, salah satunya adalah Tuberculosis.

Dibaca 60 Kali Terakhir Diperbaharui Jumat, 30 April 2021 01:13
Reni Tangmau

Staf Administrasi pada UPTD Puskesmas Oebobo

puskesmasoebobo@yahoo.com | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Pemeriksaan kanker Serviks dengan metode IVA digunakan untuk Read More
Jangan sepelekan diare

Jangan sepelekan diare

Mengenal Penyakit Diare Diare adalah sebuah penyakit di Read More
Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Semua makhluk hidup pasti membutuhkan air. Tanpa air, Read More
Tak Kenal, Maka Tak Sayang,  Mengenal Imunisasi MR

Tak Kenal, Maka Tak Sayang, Mengenal Imunisasi MR

Moms, imunisasi anak itu wajib dilakukan untuk melindungi Read More
Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo menghadirkan pelayanan puskesmas yang ramah disabilitas Read More
Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Klinik sanitasi merupakan suatu upaya atau kegiatan yang Read More
  • 1