Puskesmas Oebobo Kupang

Informasi Kesehatan

Waspadai Gejala Long Covid-19 Featured

Ditulis Oleh | Rabu, 24 Februari 2021 01:13
Beri Rating
(0 votes)
Kelelahan dan Depresi merupakan beberapa gejala long covid-19 Kelelahan dan Depresi merupakan beberapa gejala long covid-19 www.cnnindonesia.com

Bagi beberapa orang yang terkonfirmasi positif covid-19, telah menjalani masa Isolasi selama 14 hari, dan dikatakan sembuh, namun masih saja mengalami beberapa gejala covid-19. Hal ini disebut sebagai Long COVID-19. Long Covid-19 dapat tetap timbul dalam hitungan minggu, hingga bulan sejak pemeriksaan terakhir menunjukkan hasil yang negatif.

 

Beberapa Gejala dari Long COVID-19

Long COVID-19, yang disebut juga long-haul atau long-tail, adalah istilah yang digunakan orang-orang untuk menjelaskan jika seseorang mengidap gejala virus corona lebih dari dua minggu. Hal ini telah ditetapkan oleh WHO secara resmi dan mengartikan jika beberapa orang membutuhkan waktu yang lebih lama bagi virus tersebut. Agar berhenti menimbulkan gangguan pada tubuh seseorang.

Beberapa pengidap penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini dapat mengalami masalah yang mungkin lebih parah dari beberapa gejala yang umum timbul, seperti batuk terus-menerus, demam, hingga hilangnya kemampuan untuk mengecap atau mencium bau. Meski begitu, gejala ini tidak dianggap menular kepada orang lain, hanya saja masalah yang dirasakan dapat terjadi dalam waktu yang lama. Berikut ini beberapa gejala dari long COVID-19:

 

1. Gejala yang Ringan

Seseorang yang mengidap masalah ini dapat merasakan gejala yang ringan dan juga berat. Beberapa gejala yang timbul saat mengalami gangguan yang ringan adalah kelelahan, sesak napas, nyeri otot, nyeri sendi, kehilangan ingatan dan konsentrasi, hingga depresi. 

Gangguan ini dapat menyebabkan beberapa orang kesulitan untuk menjalani aktivitas hariannya. Maka dari itu, jika kamu mengalami sesak napas dalam waktu yang lama, batuk yang sulit sembuh, hingga nyeri sendi dan otot, ada baiknya untuk memeriksakan diri agar dapat menghindari masalah yang lebih besar.

 

2. Gejala yang Lebih Parah

Hal lainnya yang harus kamu tahu adalah sekitar 10–15 persen kasus dari gejala long COVID-19 ini dapat berkembang menjadi penyakit berat di mana 5 persen menyebabkan sakit kritis. Disebutkan jika terjadi penurunan kapasitas fisik saat berolahraga dan tingkat kesehatan, yang secara signifikan lebih berisiko tinggi terhadap seseorang yang pernah mengidap SARS dalam 24 bulan terakhir.

Beberapa gangguan parah yang dapat terjadi, antara lain:

  • Jantung: Gangguan ini juga dapat berdampak buruk pada jantung yang meliputi kerusakan pada otot jantung dan gagal jantung.
  • Paru-Paru: Kamu juga dapat mengalami kerusakan jaringan paru-paru dan gagal paru restriktif disebabkan oleh virus corona yang terjadi dalam jangka panjang.
  • Otak dan sistem saraf: Masalah lainnya yang dapat terjadi pada otak dan sistem saraf adalah kehilangan indra penciuman (anosmia), masalah yang berhubungan dengan tromboemboli, seperti emboli paru, serangan jantung, dan stroke, hingga gangguan kognitif.

 

Lalu, apa yang menyebabkan beberapa orang mengalami gejala yang lebih lama?

Dikutip dari King's College London, seseorang yang mengidap penyakit ini dan dirawat di rumah sakit membutuhkan waktu beberapa bulan untuk pulih sepenuhnya. Meski begitu, semakin banyak bukti yang menunjukkan jika beberapa orang memiliki gejala yang relatif ringan dan dirawat di rumah juga bisa mengalami long COVID-19. Gangguan ini meliputi kelelahan yang luar biasa, jantung yang terus berdebar-debar, nyeri otot, hingga kesemutan.

 

Namun, hal yang perlu diketahui adalah setiap orang yang mengidap COVID-19 dapat merasakan gejala yang berbeda. Maka dari itu, kamu perlu memastikan jika gejala yang dirasakan benar berhubungan dengan long COVID-19 atau tidak dengan cara memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Sumber : www.halodoc.com

Dibaca 236 Kali
Reni Tangmau

Staf Administrasi pada UPTD Puskesmas Oebobo

puskesmasoebobo@yahoo.com | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo menghadirkan pelayanan puskesmas yang ramah disabilitas Read More
Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Pemeriksaan kanker Serviks dengan metode IVA digunakan untuk Read More
Tak Kenal, Maka Tak Sayang,  Mengenal Imunisasi MR

Tak Kenal, Maka Tak Sayang, Mengenal Imunisasi MR

Moms, imunisasi anak itu wajib dilakukan untuk melindungi Read More
Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Klinik sanitasi merupakan suatu upaya atau kegiatan yang Read More
Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Semua makhluk hidup pasti membutuhkan air. Tanpa air, Read More
Jangan sepelekan diare

Jangan sepelekan diare

Mengenal Penyakit Diare Diare adalah sebuah penyakit di Read More
  • 1